CAKRA adalah platform deteksi perkelahian yang dikembangkan oleh sekelompok mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Universitas Pelita Bangsa
Tim pengembang terdiri dari Radjikin Septiawan sebagai Software Engineer, Megatama Setiaji sebagai DevOps, dan Gilang Ramadhan yang berperan dalam administrasi serta penyusunan proposal. Tim ini dibimbing langsung oleh Muhammad Anggi Rifa'i, dosen di Program Studi Teknik Informatika.
CAKRA merupakan singkatan dari Cepat, Akurat, Koordinasi Respon Aman. Awalnya, CAKRA dirancang untuk mengikuti kompetisi di luar kampus oleh Radjikin Septiawan, yang menjabat sebagai Ketua Departemen Litbang HIMATIF UPB periode 2026/2027.
Seiring berjalannya waktu, berbagai riset dan percobaan terus dilakukan, meski sempat menemui kegagalan dalam sejumlah seleksi proposal kompetisi. Berkat semangat pantang menyerah dalam mengembangkan ide ini, lahirlah sebuah teknologi yang mengintegrasikan Software, Artificial Intelligence, dan Internet of Things.